Gunung Merapi saat ini memiliki satu jalur pendakian ke gunung aktif tersebut. Namun tahun ini, para pecinta alam, khususnya pendaki gunung, akan memiliki alternatif lain untuk memasuki kawasan Gunung Merapi.

Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) akan segera membuka jalur pendakian baru lewat Sapuangin di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Ammy Nurwati mengatakan dahulu ada beberapa jalur pendakian gunung Merapi. Setelah beberapa erupsi, jalur pendakian yang tersisa hanya dua, yakni jalur Selo, Boyolalu, Jawa Tengah dan Kinah Rejo, Sleman, Yogyakarta.

Setelah erupsi Merapi pada 2006 dan 2010, jalur pendakian Kinah Rejo ditutup. "Jalur pendakian Kinah Rejo ditutup karena tidak kondusif. Jadi, otomatis hanya ada satu jalur, lewat Selo," ujar Ammy saat ditemui di Kantor BTNGM, Senin, 27 Februari 2017.

Ammy mengatakan jalur pendakian baru ini akan diresmikan pada Mei 2017 nanti. Ia menjelaskan jalur baru ini memiliki track pendakian yang lebih panjang dibandingkan dengan di Selo Boyolali.

Jarak tempuhnya dua kali lipat lebih jauh dibandingkan jalur di Selo, Boyolali. Namun, keistimewaanya adalah pendaki bisa memandang Kota Yogyakarta dan puncak Merapi di sepanjang pendakian.